Oleh: Gus Rachmat Efendi

Di puncak tinggi, langit terbentang luas,

Langkah kaki pendaki bersemangat mendaki.

Dalam hati kecilnya, pertanyaan mengalir,

Tentang kekuasaan Tuhan, tak terkira.

 

Dari lembah hijau hingga puncak yang terang,

Pendaki merenung, pikirannya terbang.

Di setiap batu, di setiap serambi,

Dia saksikan kebesaran-Nya, yang tiada tandingi.

 

Dalam gemuruh angin, di atas tebing curam,

Dia merasakan sentuhan-Nya, yang lembut dan syahdu.

Tiap langkahnya, tiap hela nafas,

Dia sadari keagungan-Nya, yang tak terlukiskan.

 

Pada malam yang gelap, bintang gemerlap beri tanda,

Bahwa kekuasaan-Nya, tiada terbatas pada pandangan.

Pendaki merenung, dalam sunyi yang dalam,

Dan merasa hadirnya Tuhan, dalam segala perjalanan.

 

Ketika mentari merambat di ufuk timur,

Pendaki mengerti, dalam hati yang tulus.

Bahwa kekuasaan Tuhan, tak hanya di puncak tertinggi,

Namun juga di setiap detik hidup yang dijalani dengan tulus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *