Jakarta – MTs Negeri 39 Jakarta Utara menyelenggarakan kegiatan Edukasi Konservasi Air dan Praktik Pembuatan Lubang Biopori bekerja sama dengan Yayasan Menabung Air. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan peserta didik yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK), serta perwakilan dari tiap kelas.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya konservasi air serta memberikan pemahaman praktis tentang upaya pelestarian lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan materi edukasi, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan lubang biopori di lingkungan madrasah.

Tim dari Yayasan Menabung Air memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga ketersediaan air tanah di tengah meningkatnya kebutuhan air dan berkurangnya daya serap tanah akibat pembangunan. Lubang biopori diperkenalkan sebagai salah satu solusi sederhana dan efektif untuk meningkatkan resapan air ke dalam tanah sekaligus mengurangi genangan air saat hujan.

Peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka mempelajari langkah-langkah pembuatan lubang biopori, mulai dari pemilihan lokasi, proses pengeboran tanah, hingga pengisian dengan sampah organik. Kegiatan praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh.

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya MTs Negeri 39 Jakarta Utara dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Melalui keterlibatan aktif siswa, diharapkan terbentuk kebiasaan positif dalam menjaga kelestarian alam, khususnya dalam pengelolaan air.

Perwakilan OSIS dan MPK turut berperan aktif dalam kegiatan ini, baik dalam mengikuti materi maupun dalam praktik di lapangan. Keterlibatan organisasi siswa ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi peserta didik lainnya dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan.

MTs Negeri 39 Jakarta Utara secara konsisten mendorong berbagai kegiatan yang mendukung pendidikan berbasis lingkungan. Edukasi konservasi air dan praktik pembuatan biopori ini sejalan dengan komitmen madrasah dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan serta mendukung visi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berbudaya lingkungan.

Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memahami pentingnya menjaga sumber daya air, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lingkungan rumah maupun masyarakat. Diharapkan, langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *