Jakarta – MTs Negeri 39 Jakarta secara resmi menggelar rangkaian kegiatan Bulan Literasi Tahun 2026 yang berlangsung mulai tanggal 22 Oktober hingga 28 Oktober 2026. Kegiatan tahunan ini mengusung pendekatan yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena secara penuh diintegrasikan ke dalam agenda kokurikuler madrasah guna memperkuat capaian pembelajaran peserta didik serta membentuk karakter pelajar yang berwawasan luas.
Pelaksanaan Bulan Literasi ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas VII, VIII, hingga kelas IX. Melalui penetapan sebagai kegiatan kokurikuler, setiap rangkaian acara dirancang tidak hanya sebagai ajang seremonial, melainkan memiliki bobot penilaian dan penugasan terstruktur yang mendukung mata pelajaran inti, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, serta IPA.

Penguatan Budaya Membaca Lewat Agenda Kokurikuler
Kepala MTs Negeri 39 Jakarta, Ibu Hj. Siti Jubaedah, S.Ag., menyampaikan bahwa pengintegrasian Bulan Literasi ke dalam program kokurikuler merupakan langkah strategis madrasah dalam merespons tantangan era digital. Menurut beliau, keterampilan literasi tidak sekadar kemampuan membaca teks, melainkan kemampuan memahami, menganalisis, serta mengolah informasi secara kritis dan bijak.
“Kami ingin menjadikan budaya membaca sebagai bagian tak terpisahkan dari proses belajar mengajar sehari-hari. Dengan menjadikannya agenda kokurikuler, para siswa tidak hanya membaca untuk menghabiskan waktu, tetapi diajak untuk merefleksikan bacaan tersebut, menyusun ringkasan, serta menghasilkan karya nyata yang relevan dengan materi pembelajaran di kelas,” ujar Ibu Siti Jubaedah di sela-sela pembukaan acara.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yang menekankan pada penalaran kritis, kreativitas, serta kemandirian siswa.

Rangkaian Kegiatan dan Program Unggulan Sembilan Hari
Selama sepekan penuh dari 22 hingga 28 Oktober 2026, lingkungan MTsN 39 Jakarta dipenuhi dengan berbagai aktivitas literasi yang interaktif. Setiap hari diawali dengan sesi membaca mandiri selama 15 hingga 20 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Siswa diperbolehkan membawa buku bacaan fiksi maupun nonfiksi berkualitas, baik dalam bentuk cetak maupun buku digital dari perpustakaan sekolah.
Selain membaca mandiri, agenda kokurikuler ini mencakup beberapa cabang kegiatan utama:
- Resensi dan Jurnal Baca: Siswa diwajibkan menuliskan ulasan singkat dan peta konsep dari buku yang telah dibaca selama pekan literasi ke dalam buku jurnal literasi masing-masing.
- Pameran Majalah Dinding dan Mading Digital: Setiap kelas bekerja sama membuat karya mading tematik yang menampilkan artikel pendek, puisi, poster edukatif, dan infografis hasil karya para siswa.
- Pojok Baca Kelas dan Penataan Perpustakaan: Para siswa bersama guru pembimbing merapi dan menghias pojok baca di masing-masing kelas agar menciptakan suasana membaca yang nyaman dan estetis.
- Kompetisi Cipta Karya dan Presentasi Buku: Untuk mengasah keberanian dan keterampilan berbahasa, diadakan lomba ulasan buku dan cipta puisi antarkelas.
Kolaborasi Guru dan Dukungan Lingkungan Belajar
Suksesnya penyelenggaraan Bulan Literasi ini tidak terlepas dari peran aktif para guru wali kelas dan guru mata pelajaran di MTsN 39 Jakarta. Para pendidik bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi siswa dalam memilih bacaan yang bermutu serta memberikan umpan balik atas karya tulis yang dihasilkan siswa.
Penggunaan sarana laboratorium komputer dan jaringan internet sekolah juga dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung literasi digital. Siswa diajarkan cara mencari sumber referensi ilmiah yang valid, mengenali berita hoaks, serta mematuhi etika penulisan dan hak cipta dalam menghasilkan karya tulis.

Dampak Positif dan Harapan Masa Depan
Antusiasme peserta didik terlihat sangat tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan. Suasana perpustakaan madrasah tampak lebih hidup dengan kunjungan siswa yang meningkat signifikan untuk meminjam referensi bacaan baru.
Melalui pelaksanaan Bulan Literasi sebagai agenda kokurikuler dari tanggal 22 hingga 28 Oktober 2026 ini, MTs Negeri 39 Jakarta berkomitmen untuk terus merawat tradisi literasi secara berkelanjutan. Diharapkan semangat membaca dan berkarya ini tidak berhenti saat kegiatan berakhir, melainkan terus berlanjut menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari seluruh civitas akademika madrasah.