Jakarta – MTs Negeri 39 Jakarta melaksanakan kegiatan Munaqosyah Tahfidz Al-Qur’an bekerja sama dengan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama Republik Indonesia pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.

Munaqosyah tahfidz merupakan kegiatan evaluasi hafalan Al-Qur’an yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan kemampuan hafalan yang telah mereka pelajari. Melalui kegiatan ini, madrasah dapat mengetahui perkembangan hafalan peserta didik sekaligus memberikan pembinaan agar proses pembelajaran tahfidz dapat berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

Kerja sama MTs Negeri 39 Jakarta dengan LPMQ Kemenag RI memberikan nilai penting dalam pelaksanaan kegiatan. LPMQ merupakan unit kerja di lingkungan Kementerian Agama yang memiliki tugas dalam pentashihan dan pengkajian Al-Qur’an. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman serta wawasan yang lebih baik bagi madrasah dalam mengembangkan program pembelajaran Al-Qur’an.

Kegiatan munaqosyah tidak hanya bertujuan mengukur jumlah hafalan yang telah dikuasai peserta didik. Proses ini juga mendorong siswa untuk meningkatkan ketepatan bacaan, kelancaran hafalan, serta kedisiplinan dalam menjaga hafalan yang telah diperoleh. Peserta didik juga dilatih untuk memiliki kesiapan mental dan kepercayaan diri ketika menyetorkan hafalan di hadapan penguji.

Melalui kegiatan ini, madrasah juga ingin membangun budaya mencintai Al-Qur’an di lingkungan pendidikan. Hafalan Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti pada kemampuan mengingat ayat, tetapi dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter dan akhlak peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi peserta didik, kegiatan munaqosyah memberikan sejumlah manfaat. Salah satunya adalah membantu siswa mengetahui kemampuan dan perkembangan hafalannya secara lebih terukur. Evaluasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk memperbaiki hafalan yang masih belum lancar sekaligus meningkatkan semangat untuk menambah hafalan berikutnya.

Kegiatan ini juga melatih sikap disiplin dan konsisten. Menghafal Al-Qur’an membutuhkan proses yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan. Peserta didik belajar mengatur waktu untuk menghafal, mengulang hafalan, serta menjaga hafalan agar tetap kuat.

Selain itu, munaqosyah dapat membangun kepercayaan diri peserta didik. Mereka memperoleh pengalaman untuk tampil dan mempertanggungjawabkan hafalan yang telah dipelajari. Pengalaman tersebut dapat membantu siswa mengembangkan keberanian dan ketenangan ketika menghadapi evaluasi atau tampil di hadapan orang lain.

Bagi madrasah, hasil kegiatan munaqosyah dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengembangkan program tahfidz Al-Qur’an. Guru dapat mengetahui perkembangan peserta didik dan menentukan bentuk pendampingan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa.

Kegiatan Munaqosyah Tahfidz Al-Qur’an juga sejalan dengan upaya MTs Negeri 39 Jakarta dalam membangun pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai keagamaan. Peserta didik diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an serta karakter yang mencerminkan nilai-nilai yang diajarkannya.

Melalui kerja sama dengan LPMQ Kemenag RI, MTs Negeri 39 Jakarta berharap program tahfidz dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi peserta didik. Munaqosyah menjadi salah satu langkah untuk membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki karakter kuat, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini turut mendukung visi MTs Negeri 39 Jakarta, yaitu “Madrasah Unggul, Adaptif, Inovatif, Berbudaya Lingkungan serta Berwawasan Global.” Penguatan program tahfidz menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam membentuk peserta didik yang berilmu, berakhlak, percaya diri, dan memiliki bekal keagamaan untuk menghadapi masa depan.(RP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *